Sudah sering dibahas dimana-mana bahwa sampah adalah masalah lama namun tak kunjung teratasi. Volume sampah terus saja meningkat, namun usaha untuk mengurangi volume tersebut hanya dilakukan segelintir orang yang tentu saja kalah dengan peningkatan volume sampah yang lebih cepat dari peningkatan jumlah penduduk *gak nyambung*.
Namun sebelum kita berbicara lebih lanjut mengenai hal-hal besar berkaitan dengan sampah, kita perlu, bahkan mungkin wajib untuk mengingat hal kecil yang sering dilupakan tapi punya dampak besar untuk lingkungan, yaitu Buang Sampah Di Tempatnya! Sampah yang dibuang sembarangan akan menimbulkan masalah, seperti banjir dan penyakit. Akan sangat sia-sia, ketika kita sudah mampu memilah sampah,mendaur ulang sampah,dll, tapi kita masih saja buang sampah sembarangan.
Kesadaran orang Indonesia untuk bisa tertib membuang sampah pada tempatnya sangat rendah, bahkan mungkin bisa dikatakan hanya 10% masyarakat yang sudah sadar akan hal ini. Apakah ini ada korelasi dengan latar belakang pendidikan ataupun tingkat ekonomi seseorang? Saya bisa dengan sangat yakin mengatakan: tidak! Ini hanya masalah budaya, kebiasaan dan pola pikir, yang sangat sangat mungkin untuk dirubah.
Berikut ini adalah langkah2 yang mungkin bisa diterapkan untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya...
1. DISIPLIN
Yep, inti dari semua ini adalah disiplin. Saat kita berada dimanapun, terutama di jalan, berusahalah untuk meninggalkan apa pun itu dan sekecil apa pun itu. Tahan ego kalian yang ingin segera melepaskan diri dari tanggung jawab sampah yang kalian bawa. Carilah tempat sampah terdekat untuk membuang sampah kalian. Kalau kalian tinggal di Jakarta, ingatlah bahwa banjir di Jakarta sebagian besar disebabkan oleh got yang mampet oleh sampah yang dibuang oleh manusia. Dari sini mungkin bisa menumbuhkan tekad yang kuat dari teman-teman untuk bisa membantu Jakarta lepas dari banjir. Walaupun memang Jakarta banjir disebabkan oleh banyak hal, namun paling tidak, teman-teman sudah mengurangi masalah di Jakarta (dan Foke pun bisa tidur sedikit nyenyak).
2. SIMPAN SEMENTARA SAMPAH KALIAN
Jika teman-teman tidak bisa menemukan tempat sampah dimanapun, lagi-lagi saya akan berkata tahan ego kalian, untuk segera membuang sampah, sabarlah sampai kalian menemukan tempat sampah terdekat. Sampai kalian menemukan tempat sampah terdekat, simpan sampah kalian di tas ataupun di kantong baju atau celana. Atau jika teman=teman tidak ingin mengotori tas atau baju kalian, teman-teman bisa membawa kantong plastik bekas sendiri, setiap kali bepergian, jadi kalian bisa menaruh sampah kalian sementara di plastik tersebut sampai menemukan tempat sampah terdekat. Oh ya, terutama untuk kalian yang perokok, puntung rokok sering dianggap sepele. Cobalah untuk simpan puntung rokok kalian, dan buang di asbak atau tempat sampah terdekat
3. PEDE
Dengan mayoritas masyarakat yang lebih suka war-wer kalau buang sampah, sudah pasti kalau kalian melakukan langkah seperti no.2 diatas, kalian pasti akan dianggap aneh, freak, sok-sok an, dikatain pemulung, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, pede aja lagi! Justruu kalau kalian melakukan itu,kalian akan terlihat sangat keren, karena berani melawan arus. Kalian bisa menjadi trend setter dan menjadi orang yang pertama melakukan hal ini di lingkungan kalian.
4. JADILAH PEMULUNG
Yang ini rada ekstrim sih, tapi kalau kalian sudah punya bekal niat & pede, boleh juga untuk dicoba. Jadi pemulung disini bukan berarti kalian harus ngubek-ubek tempat sampah. Tapi pungutlah sampah yang dibuang oleh teman kalian.
Jadilah inspirasi untuk teman kita. Kita tidak perlu menceramahi ataupun bawel kalau liat temen buang sampah sembarangan. Dengan kta semakin cerewet atau bawel pasti temen-temen kita pasti malah tambah males buat mengikuti langkah kita.
Dengan memberi contoh dari diri kita sendiri, ataupun dengan memungut sampah mereka. Ini sekaligus bisa jadi cara untuk ‘menyindir’ mereka dengan cara yang halus. Atau saat melihat mereka akan membuang sampah sembarangan, tahan mereka dan bilang “eh, itu mau kamu buang ya? Sini buat aku aja.” Dan kalau ditanya buat apa, jawab aja “ntar mau aku buang di tempat sampah”. Percaya deh, lama-lama mereka pasti akan merasa gak enak sendiri dan jadi ketularan untuk tertib.
Dengan langkah-langkah di atas Insya Allah, kalian pasti bisa tertib membuang sampah sekaligus mengajak orang lain secara perlahan-lahan, karena saya sudah mempraktekkannya sendiri. Semua itu memang butuh waktu, apalagi di bagian mengajak orang lain. Kita harus siap dengan muka tembok dan kebal terhadap semua hinaan. Namun begitulah kalau untuk mengajak kepada kebaikan, jalannya memang tidak pernah mulus bukan? Jadilah agen perubahan *bukan agen sunlight lho*, karena tidak akan ada orang percaya dengan kita sebelum kta melakukan sendiri (kalau yang ini aku sudah berhasil melakukannya sendiri :D).. selamat mencoba! :D
Tuesday, November 8, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment
Let's Share a Thought